Menjelang hari raya Lebaran yang sudah semakin dekat, operator sudah mempersiapkan infrastruktur mereka untuk menyambut lonjakan beban di jaringan telekomunikasi mereka.
“Pada H-1 dan hari H Lebaran, diperkirakan layanan voice akan meningkat 30 sampai 150 persen,” kata Dian Siswarini, Sekjen Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI), di sela jumpa pers Depkominfo tentang kesiapan penyelenggaraan penyiaran pos dan telekomunikasi jelang Lebaran 1430H di gedung Depkominfo, Medan Merdeka Barat, Jakarta, 16 September 2009.
“Selain kenaikan voice, SMS juga akan naik sekitar 30 sampai 200 persen,” kata Dian. “Demikian pula layanan data. Diperkirakan akan terjadi peningkatan antara 50-60 persen, bervariasi di antara operator,” ucapnya.
Secara umum, Dian menyebutkan, pihaknya akan menambah kapasitas 50 hingga 150 persen. “Di Jabodetabek, diperkirakan akan sepi trafik. Karena itu, akan ada pengalihan kapasitas ke jalur dan kota-kota yang memiliki trafik padat,” ucap Dian.
Operator juga menyiapkan mobile BTS, meningkatkam kapasitas di beberapa titik yang diperkirakan akan terjadi pemusatan trafik. Selain itu, EFR (Enhanced Full Rate) dan EMR (Enhanced Multi Rate) yang bisa mengantisipasi lonjakan trafik dengan meningkatkan kapasitas jaringan hingga 2 kali lipat sudah diimplementasikan.
Menurut Dian, selain menyiapkan jaringan yang prima, operator-operator juga sudah mempersiapkan fasilitas penunjang lain. Contohnya seperti posko mudik, layanan info trafik, dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar